Kuasa Doa

Media Informasi Iman Katolik on-line
    RSS

    SELAMAT DATANG DI KUASA DOA

    Semoga mendapatkan manfaat yang luar biasa karena pencerahanTuhan melalui Kuasa Doa


    ...belajarlah kepada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati.. (Matius 11:29)
    Share
    May 2012
    M T W T F S S
    « Apr    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  

    Yesus andalanku

    Nasihat Spiritual

    Ketika Kristus berkata "Jangan takut", sesungguhnya Ia hendak menjawab sumber terdalam ketakutan eksistensial manusia. Yang Ia maksudkan ialah jangan takut akan kejahatan, karena dalam kebangkitan-Nya, kebaikan telah menunjukkan Diri-Nya lebih kuat dari pada kejahatan. Injil-Nya adalah kebenaran yang jaya.
    .

    Beato Yohanes Paulus Paulus II

    Archives

    Tertarik dengan Majalah Rohani Kuasa Doa edisi Mei 2012

    .

    Dapatkan MAJALAH KUASA DOA , edisi Mei 2012, di berbagai Toko Buku Rohani Gereja seperti Toko Buku Obor, Gramedia, Gunung Agung, Toko Buku Lumen, Toko Buku Lumen Gratia di BSD, dan lain-lain.

    Anda juga dapat menjadi perpanjangan tangan Pewartaan Tuhan dengan menjadi DISTRIBUTOR MAJALAH KUASA DOA.

    Silakan Hubungi :
    REDAKSI KUASA DOA
    Jl. Cisadane no. 23, Cikini, Jakarta, Indonesia
    Phone: +6221-315 3866.

    MARI BERIKLAN

    Redaksi KUASA DOA menerima pemasangan iklan, baik Media On Line http://kuasadoa.com atau pun media Majalah Rohani Kuasa Doa.

    Dengan beriklan, berarti anda juga telah membantu Pewartaan Iman Katholik. Puji Tuhan, kini, para pembaca Media Online Kuasa Doa sudah semakin mendunia.

    Hubungi :
    Admin http://kuasadoa.com atau REDAKSI Majalah Kuasa Doa
    phone: +6221-3153 866
    HP: +62878 8486 4538

    God Bless Us

    Oase Rohani Katholik

    Oase Rohasni Katholik (ORK) setiap hari jam 05.30-06.30 di Radio Cakrawala dengan gelombang FM 98.3

    Kedamaian hati

    Kuberjalan dalam keheningan
    Kurenungkan sabda Tuhan
    Sebagai sumber dan nafas kehidupan
    Hidup sebagai seorang biarawan

    Oh...sabda-Mu Tuhan
    Begitu indah tuk dibagikan
    Sabda yang penuh kasih sayang
    Kasih sayang yang tak terbatas

    Alangkah indah dunia ini
    Bila manusia mau berbagi kasih
    Karena kasih itu sangat suci
    Suci karena bersumber dari Sang Ilahi

    Kulangkahkan kakiku ini
    Di dalam pelukan kasih
    Kuterbuai dalam mimpi
    Kumerasakan kedamaian hati

    Jwaku melayang ke awan
    Tuk menggapai kehidupan surgawi
    Yang penuh kesempurnaan Ilahi
    Itulah kehidupan yang kudambakan.

    Fr. Valentinus Sarmadi OCSO.

    Doa Mukjizat.

    Tuhan Yesus,
    Aku datang menghadap Engkau dalam keadaanku seperti ini,
    Aku mohon ampun atas segala dosa-dosaku, harap aku diampuni,
    Di dalam Nama-Mu, aku memaafkan semua orang yang membenciku termasuk semua perbuatannya,
    Aku serahkan semua hidupku pada-Mu, Tuhan Yesus, sekarang dan selama-lamanya,
    Aku mengundang Engkau untuk masuk dalam hidupku, Yesus,
    Aku menerima Engaku sebagai Tuhanku, Allahku dan Penyelamatku,
    Sembuhkan aku, ubahlah aku, kuatkanlah tubuhku, jiwaku dan rohku,

    Datanglah Tuhan Yesus, bungkuslah aku dengan Darah Suci-Mu,
    Dan penuhilah aku dengan Roh Kudus-Mu,
    Aku cinta pada-Mu Tuhan Yesus,
    Aku bersyukur pada-Mu Yesus,
    Aku mau mengikuti Engkau setiap hari dan selama hidupku

    Bunda Maria, ibuku, Ratu Damai, St, Peregrinus pelindung para penderita kanker, para malaikat dan orang kudus, tolong aku, amin.

    Merajut Mosaik Kehidupan.

    Kegembiraan itu bagaikan lagu pujian kepada Tuhan Pencipta, bagaikan konser piano yang mulia, bagaikan tibanya sepucuk surat yang sudah lama dinantikan.

    Kegembiraan itu bagaikan kicauan burung, bagaikan tawa ria anak-anak, bagaikan kok ayam, bagaikan suara embik kambing-kambing.

    Kegembiraan itu bagaikan ucapan salam para hari ulang tahun, bagaikan gema dari hutan, bagaikan bagun pagi pada saat matahari terbit, bagaikan seorang tua yang puas dengan hidupnya, bagaikan kakek yang dikelilingi oleh cucu-cucunya yang riang bermain.

    Adalbert L. Balling.

    Doa Perjuangan

    Doa Perjuangan

    Oh Tuhanku Yesus Kristus
    Aku mohon kepadaMu,
    curahkanlah Roh KudusMu
    kepada semua anak-anakMu

    Aku mohon kepadaMu,
    ampunilah mereka yang jiwanya membenci Engkau
    Aku mohon agar kaum atheis mau membuka hati mereka yang keras itu selama KerahimanMu yang besar nanti
    dan agar anak-anak yang mengasihi Engkau bisa menghormati Engkau secara bermartabat untuk bangkit berdiri diatas segala penganiayaan

    Penuhilah semua anak-anakMu dengan karunia rohMu agar mereka bisa bangkit dengan berani dan memimpin pasukanMu menuju pertempuran akhir melawan setan, para iblisnya dan semua jiwa-jiwa yang menjadi budak terhadap janji-janji palsunya.

    Amin

    Would you like to chat?




    Geotoolbar







    Let’s shop on amazon

    GEO Counter




    Doa Mother Teresa

      Tuhan, Diriku hanyalah kecil Tuhan, sesungguhnya hidupku adalah jalan yang menuju ke bawah, Sebuah perjalanan menuju ke yang tiada, Menuju ke yang makin sedikit.   Namun aku tahu, Dalam yang tiada terdapat semuanya, Dalam kemiskinan terkandung kekayaan, Dalam kekecilan tersimpang keagungan. Jika aku memandang diriku kecil, Di antara yang terkecil, aku jadi tahu yang Tuhan, Siapa diriku yang sesungguhnya.   Tuhan aku di sini, Dengan badan, hati dan jiwaku, Anugerahilah aku, agar dengan pertolongan-Mu Aku menjadi cukup besar Untuk membuat dunia tiba-tiba tergugah olehku, Namun pula agar aku menjadi cukup kecil Untuk menjadi satu dengan-Mu.   Doa Mother Teresa.

    Aku adalah anakmu

    Maria, aku adalah anakmu.
    Maria, Bunda Yesus Kristus,
    Aku datang tidak untuk berdoa,
    Aku datang tak mempunyai sesuatu untuk kuberikan
    Dan aku tak tahu
    Apa yang harus kumohonkan
    Aku hanya ingin melihatmu, Ibu, melihatmu
    Menangis bahagia karena aku tahu
    Aku adalah anakmu
    Dan bahwa kau ada di hadapanku

    Hanya sejenak
    Aku akan berada padamu
    Di sini, di mana kau ada, Maria
    Kau sangatlah indah dan tak bernoda
    Perawan yang penuh rahmat
    Cahayamu memancar dari Tuhan
    Dalam sinar gemilang kemegahan-Nya di pagi hari
    Kau suci dan murni
    Karena kau adalah Bunda Yesus Kristus
    Kau ada, dan akan selalu ada bagiku
    Karena kau adalah Maria
    Bunda Yesus Kristus
    Terimakasih
    Kusampaikan padamu, Maria

    May19

    Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia.

    by admin on May 19th, 2012 at 1:59 pm
    Posted In: Devosionalia

    Kuasa Doa hari ini merefleksikan Injil Yohanes 16:23b-28, dengan thema:” Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia”. Inilah juga salah satu penegasan Yesus bahwa Diri-Nya adalah sungguh Allah dan sungguh Dunia. Dalam Wahyu 1:8, Yesus adalah Alfa dan Omega, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa. Dan dalam Yohanes 13:13 dikatakan:”Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan”. Cuplikan ayat-ayat itu diambil untuk lebih menguatkan kepada kita bahwa Yesus Kristus itu bukan sekedar Anak Manusia dari orang tua Maria dan Yisep dari Nazareth. Mudah-mudahan cuplikan ayat-ayat itu, bukan sekedar cuplikan tanpa makna, tetapi sungguh-sungguh untuk meneguhkan bagi mereka yang masih meragukan Yesus Kristus. Memang untuk datang dan mengakui bahwa Yesus adalah utusan Allah yang datang ke dunia bukan urusan pribadi yang datang dengan kekuatan sendiridatang kepada Yesus, tetapi Yesuslah yang telah memanggilnya. Rahmat Tuhan berkarya pada yang bersangkutan dan yang bersangkutan membuka hati untuk mempercayai bahwa Yesus adalah Anak Allah, yang datang ke dunia.

    Oleh karena Yesus datang dari Bapa, maka ajaran Yesus dianggap tidak membumi, ajaran-Nya bertentangan dengan kehendak dunia. Dunia sangat membenci ajaran Yesus yakni tentang kasih. Ajaran dunia adalah “mata ganti mata, dan gigi ganti gigi”, artinya kejahatan harus dilawan dengan kejahatan. Sedangkan Yesus mengajarkan “janganlah kejahatan dilawan dengan kejahatan, tetapi kejahatan harus dilawan dengan kebaikan. Dan Yesus pun meminta kepada pengikut-Nya untuk terus mengampuni musuh-musuhnya dan bahkan mendoakan. Oleh karena itu, ajaran Yesus sungguh tidak membumi, dan bertentangan dengan kemauan dunia yakni “mata ganti mata dan gigi ganti gigi”.

    Yesus datang dari Bapa dan datang kedunia. Hal ini juga dimaksudkan untuk menegaskan bahwa Yesus yang sangat dibenci oleh banyak orang itu sungguh Yang Ilahi. Cuma Ia mau merendahkan Diri-Nya. Ia sama seperti manusia biasa, yang memiliki rasa haus dan lapar. Cuma ia sama sekali tidak berdosa. Ia terus memberikan keteladanan hidup, tapi lagi-lagi dunia tidak menerima ajaran-Nya. Oleh karena itu pula dunia terus melawan dan ingin menjatuhkan-Nya.

    Jangan lupa bahwa dunia ini sangat dikuasai oleh pangeran kegelapan yakni setan(iblis). Iblis terus berusaha keras untuk menggoda manusia untuk terus jatuh dalam dosa dan makin menjauhi Allah sebagai sumber kasih. Karena iblis sendiri sangat tahu bahwa Yesus adalah Yang kudus dari Allah. Iblis sebagai ciptaan rohani sangat mudah mempengaruhi hati manusia. Dalam kaitan ini, Yesus menasehatkan agar mereka terus berjaga-jaga dengan doa, agar kita tidak jatuh dalam pencobaan. Doa adalah sarana penangkal agar kita tidak jatuh dalam dosa. Tentu saja dengan doa yang benar.

    Berkaitan dengan bahwa Yesus itu sungguh Yang Ilahi dari Allah, dalam 1 Yoh 4:6, dikatakan bahwa kamui berasal dari Allah. Barang siapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami. Siapa yang tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami”. Dalam ayat di atas mau ditegaskan untuk memebedakan tentang Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan. Roh yang menyesatkan ini besar sekali pengaruhnya di dunia. Dan Roh kebenaran itu mengarahkan kepada kita semua untuk mempercayai bahwa Yesus Kristus adalah Putera Allah. Roh Kebenaran tidak berkata bohong, dan Roh Kebenaran itu adalah Roh Kudus yang menegaskan bahwa Firman Allah adalah kebenaran. Roh Kudus adalah Roh Yesus dan sekaligus Roh Bapa yang terus memberikan inspirasi, kekuatan dan rahmat kepada yang mempercayai Yesus sebagai utusan Allah.
    Demikianlah refleksi singkat hari ini, God bless you all.-***

    Doa,
    Bapa di surga, aku bersyukur dan berterimakasih kepada-Mu ya Bapa, karena berkat kehadiran Putera-Mu, aku telah diangkat sebagai anak-Nya sehingga aku telah menjadi ahli waris di dalam Kerajaan Surga, amin.

    Share
     Comment 
    May18

    Kamu akan menangis dam meratap, tetapi dunia akan bergembira.

    by admin on May 18th, 2012 at 10:21 am
    Posted In: Devosionalia

    Kuasa Doa hari ini merefleksikan Injil Yohanes 16:20-23a, dengan thema:” Kamu akan menangis dan berduka, tetapi dunia akan bergembira”. Thema ini disampaikan oleh Yesus dalam amanat perpisahan-Nya. Yesus sudah menubuatkan bahwa setelah Yesus pergi kepada Bapa, para murid akan sedih, karena selain ditinggal Guru-Nya, mereka masih belum tahu nasibnya yang akan datang. Mereka terus mengalami kegalauan hidup. Walau demikian kesedihan mereka akan segera berubah menjadi sukacita.
    Nampaknya dukacita segera akan diikuti oleh kemenangan. Sebenarnya itulah inti sari Sabda Tuhan hari ini. Penderitaan telah berubah menjadi sukacita oleh karena kebangkitan Kristus yang mulia. Penderitaan bersama Yesus Kristus menjadi jalan untuk merasakan kegembiraan dan sukacita melalui peristiwa-peristiwa kebangkitan-Nya. Semua manusia menderita, tetapi dengan kebangkitan Kristus kita dibuat sukacita. Melalui Injil hari ini mau ditegaskan bahwa penderitaan yang kita alami selama di dunia, akan berubah menjadi sukacita jika tetap bertekun dalam iman akan Yesus Kristus yang mengalami penderitaan dunia.
    Salah satu jalan adalah dengan memohon kepada Yesus. Permohonan adalah sesuatu yang mendasar dalam kehidupan doa kita. Injil hari ini juga meneguhkan kepada kita semua yakni apabila kita mengalami kesulitan dalam hidup ini, berpalinglah kepada Yesus. Perjalanan hidup Yesus membuktikan bahwa setiap kali Yesus menemui kesulitan dalam perutusan-Nya di dunia, Dia berdoa kepada Allah Bapa-Nya. Dengan berdoa, Yesus mengalami kekuatan mengenal arah dan kehendak Bapa-Nya. Oleh karena itu, wajar kalau dalam wejangan-Nya hari ini Tuhan Yeus mengataakan:” Segala sesuatu yang kami minta kepada Bapa akan diberikan-Nya kepadamu dalam Nama-ku”.

    Kamu akan menangis dam meratap, tetapi dunia akan bergembira. Ungkapan ini betapa bahwa selama di dunia kita semua akan mengalami segala problem dunia salah satunya adalah bentuk penderitaan. Walau kita mengimani akan Yesus Kristus sebagai Penyelamat bukan berarti penderitaan akan hilang. Namun kita mengimani dengan percaya kepada Yesus, kita akan diberikan kekuatan melalui Roh Kudus untuk memberi kekuatan agar kita tetap tekun dan tetap percaya akan kerahiman Tuhan Yesus Kristus. Sesuai dengan janji-Nya, Tuhan Yesus tetap akan menyertai umat beriman sampai akhir zaman. Demikian refleksi kita hari ini, God bless you all.

    Doa,
    Bapa di surga, aku tahu bahwa penderitaan dan sakit penyakit akan terus menghantui hidupku, namaun dengan kekuatan Roh Kudus-Mu dan tetap bertekun kepada-Mu melalui Yesus Kristus Putra-Mu, aku akan tetap bangkit, amin.

    Share
     Comment 
    May17

    Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil ke segala makluk.

    by admin on May 17th, 2012 at 8:45 pm
    Posted In: Devosionalia

    Kuasa Doa hari ini merefleksikan Hari Raya kenaikan Tuhan Yesus Kristus sebgaimana tertulis di dalam Injil Markus 16: 15-20, dengan thema:” Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makluk”. Inilah antara lain wasiat Yesus sebelum terangkat ke surga. Pesan ini tidak semata-mata di sampaikan kepada para murid-Nya, tetapi kepada seluruh pengikut-Nya. Wasiat yang lain antara lain:” Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. “ Ini juga merupakan wasiat Yesus yang musti kita imani. Bagi mereka yang percaya, mereka akan diberi tanda-tanda. “ Tanda-tanda ini akan menyertai orang yang percaya. Mereka akan mengusir setan-setan demi Nama-Ku, mereka juga akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka. Mereka akan memegang ular, dan sekalipun minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka. Mereka juga akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh”

    Sesudah berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Yesus ke surga, lalu duduk di sebelah kanan Allah yang mahakuasa. Sejak itu pergilah para muris memberitakan Injil ke seggala penjuru dunia.

    “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil ke segala makluk
    ”. Yang harus kita sampaikan kepada segala makluk adalah Injil. Injil adalah khabar gembira. Injil adalah warta keselamatan. Injil bukan sekedar khabar yang masuk ke telinga kiri dan ke luar telinga kanan. Injil yang disampaikan adalah warta keselamatan. Jadi Injil terkait erat dengan masalah keselamatan jiwa. Injil tidak terkait dengan masalah-masalah dunia ini, tetapi yang mengatasi masalah-masalah dunia. Dengan mendengar warta keselamatan, orang diajak terbebas dari belenggu dunia, belenggu dosa, yang terus menghimpit setiap manusia. Dengan mendengar Injil sebagai warta keselamatan, kita ingin dibebaskan dari segala ikatan dunia, dan hidup kita terfokus pada Yesus, sebagai Penyelamat dunia.

    Setelah Yesus bangkit dari kematian-Nya yang ditandai dengan perayaan Paskah, maka setelah 40 hari, Yesus naik ke surga. Selama 40 hari ini, Yesus berkali-kali menampakkan Diri-Nya kepada murid-Nya dan terus memberikan pengajaran-pengajaran sebelum akhirnya Ia tidak bersama lagi dengan para murid-Nya secara kasat mata dunia.

    Setalah Yesus pergi, Yesus menjanjikan Sang Penolong, yakni Roh Kudus. Dia adalah Roh Kebenaran, yang akan mewartakan seluruh kebenaran yang disampaikan oleh Yesus. Dan janji yang harus kita imani ialah Ia akan menyertai Gereja-Nya sampai akhir zaman. Penyertaan Yesus ini tentu dikuatkan Rph Kudus atau Roh Yesus sendiri. Artinya walau Yesus tidak kita lihat secara visual, Yesus selalu menyertai Gereja-Nya. Dengan demikian mukiizat-mukjizat sebagaimana Yesus lakukan sampai saat ini masih berlaku. Mengapa? Karena Yesus sendiri telah berjanji akan menyertai umat-Nya sampai akhir zaman. Tentu saja dengan iman ini, janji Yesus pasti dipenuhi. Bukti lain adalah banyak pengikut Yesus yang diberi karunia penyembuhan, yang banyak melakukan penyembuhan-penyembuhan kepada orang yang sakit. Atau mengusir roh-roh jahat atau orang-orang yang kesurupan dan lain sebagainya. Ini adalah bukti bahwa Yesus itu hidup dan menyertai kita semua. Kita harus mengimani bahwa janji Yesus itu benar. Dengan kata lain Firman Yesus adalah kebenaran.

    Di dalam Kompensium Katekismus Gereja Katholik bo. 132 berkaitan dengan perayaan Tuhan Yesus Kristus naik ke surga disebutkan antara lain begini:” Sesudah empat puluh hari, Yesus menampakkan Diri-Nya kepada para Rasul dalm kondisi manusia biasa, yang menutup kemulian-Nya sebagai Yang sudah bangkit, Kristus naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Bapa. Dialah Tuhan yang dalam kemanusian-Nya memerintah dalam kemuliaan Putra Allah tanpa akhir dan tak berubah menjadi pengantara kita di hadapan Bapa. Dia mengutus Roh Kudus-Nya kepada kita dan memberi kita harapan bahwa pada suatu hari kita akan mencapai tempat yang sudah disediakan bagi kita”. Peneguhan iman bagi kita bahwa pada saatnya nanti kita akan dipersatukan dalam kemuliaan abadi karena Yesus Kristus mempersiapkan tempat itu bagi kita.

    Walau Yesus sudah berjanji demikian, bukan berarti kita terus berpangku tangan tidak berbuat apa-apa. Kita tetap harus hidup baik, terus membaca Kitab Suci dan melaksanakan perintah-perintah Tuhan Yesus agar tempat yang disediakan bagi kita sungguh-sungguh untuk kita. Kita sungguh bersyukur Tuhan telah memanggil kita, dan kita menanggapi panggilan itu untuk diselamatkan.

    Salah satu tugas kita di dunia ini adalah mewartakan khabar keselamatan ini kepada segala makluk dan pewartaan ini bukan semata milik para klerus, tapi menjadi tugas semua umat beriman.
    Demikianlah refleksi pada Hari Kenaikan Tuhan Yesus, God bless you all.-***

    Doa,
    Bapa di surga, aku bersyukur dan berterimakasih atas panggilan-Mu, dan aku juga bersyukur karena Putera-Mu pergi untuk menyediakan tempat bagiku, dan Roh Kudus terus akan menguatkanku untuk terus mengimani akan perintah-perintah-Mu melalui Yesus Kristus Pengantaraku, amin.

    Share
     Comment 
    May16

    Roh Kebenaran akan memimpin seluruh kebenaran.

    by admin on May 16th, 2012 at 6:42 am
    Posted In: Devosionalia

    Kuasa Doa hari ini merefleksikan Injil Yohanes 16:12-15, dengan thema:” Roh Kebenaran akan memimpin seluruh kebenaran“. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran, Dia adalah Roh Yesus sendiri. Roh Kudus terus akan menginspirasi untuk berbuat kebaikan. Roh Kudus mendorong setiap umat beriman untuk terus berbuat baik. Roh Kudus pertama kalinya kita terima sewaktu kita menerima pembaptisan. Roh Kudus inilah yang terus membimbing setiap umat beriman untuk terus datang kepada Yesus sebagai jalan kebenaran dan hidup.

    Roh Kudus bukan sekedar suatu kekuatan, tetapi adalah Pribadi ketiga dari Allah Tritunggal.Roh Kudus sudah ada sejak semula dalam kesatuan dengan Bapa. Keberadaan Roh Kudus adalah kekal, seperti Bapa dan Putera adalah kekal.

    Karena peran Roh Kudus, maka para murid yang mula-mula merasa ketakutan, lonely, kini mereka menjadi kuat. Mereka tidak takut akan ditangkap dan dikejar-kejar para musuh-musuh Guru-nya. Roh Kudus telah menguatkan hati mereka sehingga berani untuk mewartakan Nama Yesus di seluruh dunia. Mereka tidak takut akan ditangkap atau bahkan dibunuh karena mewartakan Nama Yesus.

    Kepada umat yang berkumpul pada hari Pentakosta, Petrus berkata:” Sesudah Yesus ditinggikan oleh tangan kanan Allah, dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan, maka dicurahkan-Nya sebagaimana kamu lihat dan dengar di sini” (Kis. 2:33). Ini sesuai dengan janji Yesus pada perjamuan terakhir, “Aku akan minta kepada Bapa dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain supaya Ia menyertai kamu, yaitu Roh Kudus” (Yoh 14:16). Oleh peninggian-Nya, Yesus memang terpisah dari para murid dan tidak kelihatan lagi. Tetapi itu tidak berarti bahwa hubungan Kristus dan Gereja-Nya telah putus. Dari surga, dari Bapa, Ia mengutus Penolong yang lain.

    Roh Kudus adalah daya kekuatan Allah yang mengangkat dan mengarahkan hidup kaum beriman. Roh Kudus sendiri tidak kelihatan dan juga jarang dibicarakan. Yang dikenal adalah pengaruh-Nya, akibat karya-Nya. Pertama-tama Roh Kudus adalah Roh iman yang menggerakkan orang supaya bertobat kepada Yesus. Oleh karena itu, Roh Kudus juga disebut Roh Penolong. Dialah yang menolong seluruh umat beriman untuk terus dan setia kepada Yesus. Dan karya Roh tak lain tak bukan adalah rahmat atau kasih karunia.

    ‘Roh Kebenaran akan memimpin seluruh kebenaran”, telah memberikan inspirasi agar kita untuk terus berbuat baik di jalan kebenaran. Namun dunia sulit menerima akan kebenaran yang diberikan oleh Yesus.Dunia lebih suka mencari ‘pembenaran’ drri pada menemukan kebenaran itu sendiri.

    Tidak masalah apa yang dinyatakan kebenaran oleh Yesus ditolak oleh dunia. Sudah dikatakan bahwa Mesias harus menderita, wafat. Dengan cara itu, dunia memang menolak utusan Allah. Walau dunia adalah milik-Nya, tetapi dunia tetap menolak kehadiran-Nya. Dunia menolak bahwa Yesus adalah Mesias sebagai Juru Selamat. Silakan saja menolak, karena manusia memiliki kemauan bebas (free will) di dalam hidupnya untuk menerima atau menolak apa yang didengar, apa yang dilihat, dan lain-lain. Allah sangat menghormati kehendak bebas itu. Denga kehendak bebas itu, Allah mengundang untuk diselamatkan. Kalau manusia menerima, maka penghuni surga bersuka cita, tetapi kalau menolak, tak jadi masalah. Kasih Allah tidak pernah kendur bagi umat manusia. Terserah kepada manusia mau menerima undangan keselamatan itu atau tidak. Jika seseorang menerima undangan keselamatan, maka di situlah Roh Kudus bekerja pada diri orang itu. Itulah beberapa peran Roh Kudus dalam hidup manusia. Demikian refleksi singkat hari ini, God bless you all.-***

    Doa,
    Ya Bapa di surga, curahkan Roh-Mu yang kudus agar aku makin tekun dan setia kepada-Mu melalui Yesus Kristus Putera-Mu Juru Selamat dan Pengantaraku, amin.-***

    Share
     Comment 
    May15

    JIKA AKU TIDAK PERGI, PENGHIBUR ITU TIDAK AKAN DATANG KEPADAMU

    by admin on May 15th, 2012 at 6:30 am
    Posted In: Devosionalia

    Kuasa Doa hari ini ingin merefleksikan Injil Yohanes 16:5-11, dengan thema:” Jika Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu”. Siapakah Penghibur ini? Tentu saja Roh Kudus yang akan membawa kepada kita untuk datang kepada seluruh kebenaran. Agar Roh Penghibur atau Roh Kudus ini, maka Yesus harus pergi. Ke mana? Ke dalam surga di mana Bapa bertahta. Namun demikian, Yesus akan datang kembali untuk kedua kalinya yakni pada akhir zaman.

    Selama ini para murid bersama Gurunya paling tidak selama tiga tahun. Selama tiga tahun mereka ini telah memperoleh pembekalan di dalam mewartakan tentang sejarah keselamatan manusia. Yesus telah mengajar mereka bagaimana harus menjalani kehidupan ini. Hidup tidak selamanya enak. Bahkan ketika Yesus berbicara tentang Mesias harus menderita, wafat dan bangkit, mereka tidak percaya. Mereka masih tidak paham tentang apa yang disampaikan oleh Yesus. Ketika Yesus berbicara demikian, Simon Petrus mewakili rekan-rekannya, mengatakan tidak mungkin hal itu terjadi. Lalu Yesus menghardik Petrus “setan” kamu, Petrus, karena kamu tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Allah. Gambaran Mesias bagi para murid adalah Mesias yang akan memimpin bangsa Israel mengusir penjajah Roma. Jadi Yesus akan dijadikan pemimpin sosial masyarakat bangsa Israel. Ternyata apa yang dipikirkan oleh para murid itu tidak sejalan dengan pikiran Allah. Jadi wajarlah kalau Yesus sempat menghardik Petrus, karena dia tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Allah.

    Setelah Yesus menderita sengsara dan wafat di salib, sungguh hati para murid sangat terpukul. Mereka selama ini hidup bersama Guru-nya. Makan, minum dan hidup bersdama, dan kemana Yesus pergi mereka selalu mengiringi-Nya. Mereka mendengarkan pengajaran Yesus tentang kehdidupan ini. Mereka menyaksikan karya-karya ajaib Yesus yang belum pernah disaksikan sebelumnya. Dengan mata kepala sendiri, mereka menyaksikan karya Yesus yang ajaib seperti yang buta melihat, yang lumpuh berjalan, yang mati dibangkitkan, yang kerasukan roh jahat dibebaskan, dll. Semuanya itu sungguh-sungguh karya Ilahi. Namun begitu Gurunya harus menderita sengsara, wafat, mereka seolah kehilangan arah. Mereka limbung. Gurunya telah tiada. Mereka sungguh-sungguh takut.

    Ketika Yesus bangkit, hati mereka mulai sedikit terbuka. Mereka yang sebelumnya sudah “hopeless” (putus asa), dan ingin kembali kepada habitatnya sebagai para nelayan, Yesus berulangkali menampakkan Diri kepada mereka. Mereka sungguh terhibur. Hatinya mulai terbuka bahwa Yesus sungguh Mesias yang dijanjikan oleh Allah. Mereka mulai mengerti siapakah Gurunya itu. Gurunya juga mengatakan bahwa sebentar lagi Ia tidak akan bersama-sama mereka. Ia pergi kepada Bapa, sebab kalau Ia tidak pergi, Penghibur tidak akan datang.

    Roh Penghibur ini adalah Roh Kudus yang akan membantu mengungkap seluruh kebenaran tentang apa yang telah disampikan oleh Yesus. Semuanya akan terungkap jelas, tidak ada yang ditutupi. Oleh karena itu Yesus mengatakan:” Akulah jalan, kebenaran dan hidup” (Yoh 14:6). Dengan tegas Yesus mengatakan kepada dunia Dilaha jalan, Dialah kebenaran itu, dan Dialah hidup itu. Dan barang siapa hidup di dalam kebenaran, maka ia mendengarkan Yesus sebagai jalan kebenaran. Tapi untuk mendengarkan Yesus tidak semudah membalik tangan. Dunia yang dikuasai oleh pangeran kegelapan iblis tidak senang kalau manusia datang kepada Yesus. Iblis akan berusaha keras bagaimana menggoda manusia agar tidak berbakti kepada Allah yang sejati. Iblis tahu persis siapa Yesus itu. Dialah yang kudus dari Allah. Iblis adalah ciptaan dan makluk rohani yang tersesat karena kesombongannya. Akhirnya mereka di bawah pimpinan Lucifer dilempar ke dalam dunia oleh Allah. Tugas mereka di dunia adalah menggoda manusia agar manusia makin jauh dari Allah. Godaan adalah pintu masuk iblis kepada hati manusia.

    Dengan kehadiran Roh Kudus bagi para murid dan Gereja-Nya, mereka jugfa diberikan berbagai karunia, salah satunya adalah karunia membeda-bedakan antara Roh yang benar dan roh yang jahat. Inilah yang disebut karunia discernment atau discretio dalam membeda-bedakan Roh yang benar dan yang roh yang jahat. Inilah karya Roh Kudus. Inilah Roh Kebenaran yang diutus Yesus untuk diberikan Gereja dan para anggotanya.

    Setelah Yesus naik ke surga, Ia telah berjanji akan menyertai Gereja dan anggota-Nya sampai akhir zaman. Memang kita sekarang tidak bisa kita lihat visual, tetapi mata bathin iman kita mengatakan bahwa Yesus hadir setiap saat kita mohon pertolongan-Nya. Dan Yesus hadir secara nyata (real presence) pada waktu kita merayakan Ekaristi. Mukjizat Ekaristi yang terjadi di mana-mana meneguhkan iman kita bhawa Yesus sungguh hadir di dalam Ekaristi. Kesaksian para kudus tentang real presence pada Sakramen Mahakudus. Roh Penghibur atau Roh Kebenaran akan mengungkap kebenaran seluruh ajaran Yesus. Oleh karena itu, marilah kita terus menekuni ajaran-ajaran Yesus sebagaimana tertulis di dalam Kitab Suci. Karena dengan membaca Kitab Suci, kita mengimani bahwa melalui Kitab suci Allah itu berbicara kepada kita. Untuk sampai pada niat untuk membaca Kitab Suci, kita pun selalu dituntun oleh Roh Kudus. Dan saat itulah terjadi perang dingin antara Roh Kudus dan “roh kuda” yang dipimpin iblis agar tidak membaca Kitab Suci. Oleh karena itu baik sekali kalau kita selalu minta bimbingan Roh Kudus agar kita terus diarahkan kepada kebenaran yang sejati yakni Yesus Kristus Juru Selamat kita. Demikianlah refleksi singkat hari ini, Tuhan berkati.-***

    Doa,
    Ya Bapa di surga, curahkan Roh-Mu, Roh Penghibur dan Roh Kebenaran di dalam hidupku agar aku tetatp tekun dan setia kepada ajaran Yesus Putera-Mu sebagai jalan, kebenaran dan hidupku, amin.

    Share
     Comment 
    May14

    Kesucian, mewujudkan kasih Allah.

    by admin on May 14th, 2012 at 4:17 pm
    Posted In: Devosionalia

    Beata Teresa adalah sosok yang memperlihatkan betapa cinta itu merupakan sesuatu yang nyata, kasih yang senantiasa mewujud (love in cation). Apa yang diwujudkan tak lain dan tak bukan hanyalah kasih Allah. Dengan kata lain, ia mewujudkan hidup Allah sendiri. Maka, tidak mengherankan kalau sampai ada yang mengatakan bahwa Mother Teresa mampu membawa dimensi baru dari cinta kasih, bahkan menyalakan serta menghidupkan kembali semangat cinta kasih Injili. Paus Yohanes Paulus II menyebutnya sebagai seorang yang telah menyalakan api cinta. Mother Teresa mewujudkan secara jelas apa yang dikatakan oleh Santo Yohanes:” Barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak dilihatnya” (1 Yoh 4:20). Mother Terse juga ingat akan ungkapan kenabian Yohanes Pemandi tentang Yesus:” Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa-dosa dunia ” (Yoh 1:29), sebab yang diperbuat oleh Mother Teresa, dengan hidup dan karyanya, sebenarnya mau menunjukkan Siapakan Yesus Kristus itu.Dia selalu mengatakan bahwa apa pun yang dilakukannya, dilakukan bersama Yesus, dalam Yesus dan untuk Yesus.Yesuslah yang berarti, dan dirinya tidak berarti apa-apa tanpa Dia. ” I am nothing”, demikian ungkapnya.

    Oleh karena itu, beliau tidaki menghendaki orang-orang memusatkan perhatian pada dirinya. Kalau itu terjadi, dia merasa belum mewartakan cinta kasih sejati, karena cinta kasih sejati itu adalah Allah sendiri. Yang diharapkannya adalah hidup dan karyanya semkin membawa orang sampai kepada Allah, sampai kepada Yesus.”Ia harus makin besar,tetapi aku harus makin kecil” (Yoh 3:30). Konon dirinya hanyalah pembawa cinta kasih Allah. Karena itu, bukan dirinya yang dibawa, tetapi kristus sendiri. Dirinya ditempatkan sebagai hamba.

    Belajar dari Bunda Maria, Mother Teresa memang tak jarang menyebut bahwa panggilannya adalah panggilan untuk menjadi hamba Allah. Sebagai hamba, hanya sebagai pensil di tangan-Nya. “Sebab bukan diri kami yang kami wartakan, tgetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Kristus” (2 Kor 4:5). Yang hendakdilakukannya hanyalah menjalankan apa yang menjadi kehendak-Nya, mewujudkan apa yang menjadi rancangan-Nya, serta membagikan apa yang hendak diberikan-Nya.

    Bicara cinta, dikatakan bahwa cinta tak pernah dapat tinggal untuk dirinya sendiri, dan tindakan itu adalah pelayanan.Pelayanan kasih tak lain dri pada memberikan dirinya. Demikian petikan dari buku Mother Teresa. ” Jalan Kesucian Ibu Teresa”-***

    Share
     Comment 
    May14

    Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi.

    by admin on May 14th, 2012 at 6:47 am
    Posted In: Devosionalia

    Kuasa Doa hari ini merefleksikan Injil Yohanes 15:9-17, dengan thema:” Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kalian saling mengasihi”. Semangat Kekristenan adalah ‘kasih’. Yesus selalu menebarkan kasih dalam seluruh ajaran-Nya. Bahkan seluruh ajaran Yesus diringkas dalam satu kata yakni “kasih”. Kasih menjadi dasar seluruh ajaran Yesus. Apa pun yang kita kerjakan harus berdasarkan kasih. Kasih itu menurut Yesus, sebagaimana digambarkan kasih Allah Bapa yang mengutus Putera-Nya , Yesus Kristus, untuk menyelamatkan dunia.

    Ajaran Yesus tentang kasih itu tetap menjadi landasan seluruh ajaran Gereja sebagai penerus ajaran Yesus. Oleh karena itu Gereja tidak pernah mengajarkan tindak kekerasan seperti kita saksikan di mana-mana di dunia. Lihat saja sekarang ini tawuran tidak hanya terjadi antara pelajar, bahkan antar kampung (desa) sering kita saksikan. Sekiranya setiap orang mengaplikasikan ajaran tentang ‘kasih” pasti tidak akan terjadi tawuran (tindakan kekerasan). Bahkan Yesus meminta kepada para pengikut-Nya untuk mengasihi musuh, bahkan mendoakan mereka. Ini juga bagian dari aplikasi “kasih’ dalam kehidupan sehair-hari. Ketika Yesus disiksa oleh para algojo, Yesus pun memaafkan mereka, karena tidak tahu apa yang diperbuatnya. Mereka tidak mengenal Bapa dan juga Yesus sendiri. Pelaku kekerasan di dalam kehidupan sehari-hari yang kita saksikan juga disebabkan mereka tidak tahu apa itu ‘kasih’.
    Kasih itu berasal dari Allah. Dengan kata lain, Allah adalah sumber kasih. Karena kasih-Nya pula, Ia mengutus Putera-Nya ke dunia guna menyelamatkan umat manusia dari dosa dan maut. Tetapi sekali lagi, dunia menolak-Nya. Tidak hanya sekedar menolak, tetapi membunuh-Nya dengan cara penyalibn. Yesus digambarkan sebagai penjahat kelas kakap. Pada hal di depan pengadilan mahkamah agama, tak satu pun ditemukan kesalahan. Tetapi dunia tetap menolak dan menyalahkan Dia. Inilah suatu gambaran dunia yang selalu menolak kebaikan Tuhan.

    Tahukah bahwa kejahatan dunia ini karena dunia telah dalam cengkeraman iblis. Iblis adalah malaikat yang sombong yang akhirnya dilemparkan oleh Allah ke dalam dunia. Oleh karena itu kejahatan demi kejahatan itu karena pengaruh iblis yang masuk ke dalam hati dan pikiran manusia. Iblis akan terus menggoda manusia untuk jatuh ke dalam dosa, menjauh dari Allah sebagai sumber kasih. Iblis akan masuk ke dalam hati dan pikiran manusia melalui godaan-godaan. Jika manusia tertarik ke dalam godaan itu, maka manusia itu cepat atau lambat masuk dalam perangkap iblis. Jika itu perbuatan dosa, maka makin hari makin besar dosanya, dan lama-kelamaan hidupnya akan sepenuhnya dikuasai oleh iblis.
    Perintah Yesus adalah agar saling mengasihi antar sesama. Kasih antar sesama manusia tidak terbatas pada kelompo atau golongannya sendiri. Kasih itu harus dibagikan kepada semua orang.

    Tapi terkadang sulit dunia menerima ‘kasih’ yang diberikan. Bahkan terkadang sekiranya menjalankan kasih untuk sesama, belum tentu dunia menerimanya. Dunia selalu penuh curiga. Banyak kasus dalam kehidupan sehari-hari di mana perbuatan kasih terkadang selalu dicurigai dan bahkan dihmabt. Hukum dunia adalah “mata ganti mata, gigi ganti gigi”. Artinya kejahatan harus dibalas dengan kejahatan. Sedangkan Yesus dengan ajaran kasih-Nya, janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan tetapi balaslah kejahatan dengan kebaikan. Ini adalah bagian dari ajaran kasih. Makanya kalau kejahatan dibalas dengan kejajatan, maka di dunia tidak pernah akan ada kedamaian. Makin sulit kita menemukan kedamaian. Kalau sudah tidak rasa aman di mana-mana berarti kasih itu sudah tidak ada. Kalau di mana-mana tidak ada damai, maka kita boleh bertanya di mana ‘kasih’ itu.

    ‘Inilah perintah-Ku, yaitu agar kalian saling mengasihi’ adalah kebenaran. Sabda Yesus adalah kebenaran, sebagaimana dikatakan:” Akulah jalan, kebenran dan hidup” (Yoh 14:6). Para pengikut Yesus mengimani akan Sabda Yesus sebagai kebenaran, karena apa yang disampaikan tidak bertentangan dengan hukum-hukum yang berlaku di dunia. Seluruh hukum para nabi, semua dapat dirumuskan hanya dalam satu kata yakni hukum kasih. Jadi kalau kita diminta untuk hidup dalam kasih-Nya dan agar kita saling mengasihi adalah kebenaran. Karena Yesus juga mengatakan di depan Pontius Pilatus yang menjadi hakim di dalam rangka penyaliban Yesus, dikatakan oleh Yesus: “ Barang siapa menjalan hidupnya dengan benar, maka ia mendengarkan suara-Ku”. Inilah sekelumit refleksi singkat hari in, God bless you all.-***

    Doa,
    Bapa di surga, curahkan Roh-Mu yang kudus agar aku dimampukan untuk menjalan hukum kasih-Mu selain kepada-Mu tetapi juga kepada sesamaku di dalam menjalani kehidupan ini agar aku kelak memperoleh kedamaian yang sejati, amin.

    Share
     Comment 
    May13

    Jika kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku.

    by admin on May 13th, 2012 at 10:27 am
    Posted In: Devosionalia

    Kuasa Doa hari Minggu ini ingin merefleksikan Injil Yohanes 15:9-17, dengan thema:” Jika kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku”. Seperti kita ketahui bahwa ciri khas Kekristenan adalah nilai-nilai kasih. Dalam 1 Yohanes 4:7-10, dikatakan:” Marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah, dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih”. Dalam surat itu juga dinyatakan:” Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allahlah yang telah mengasihi mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai silih bagai dosa-dosa kita”.

    Kristus selalu mengobarkan nilai-nilai “kasih” di dalam memberikan pengajaran kepada para murid-Nya. Kasih selalu menjadi ajaran pokok dan utama. Pertama, kita harus mengasihi Allah dengan secara totalitas, dan kedua, mengasihi sesama seperti dirinya sendiri. Seperti diungkapkan bahwa Allahlah yang telah mengasihi kita, dan bukan kita yang mengasihi Allah. Tadi dikatakan bahwa orang yang mengasihi Allah, tak mungkin membenci sesamanya. Tetapi bagaimana dengan kondisi di dunia. Bahwa membenci, membunuh, dan berbuat jahat , memarahi, ngomel,mencaci maki, dll adalah hal yang biasa. Dalam kaitan ini Yesus mengatakan bahwa kamu adalah milik-Nya dan kalau kamu milik dunia, pasti dunia tidak akan membencinya. Karena kita ini adalah milik-Nya, maka dunia sangat membencinya. Membenci adalah sangat bertentangan dengan kasih.

    Kasih merupakan inti dari seluruh ajaran dan kehidupan Yesus. Kasih telah memberikan energi untuk menyembuhkan banyak orang oleh Yesus. “Seperti apa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu, tinggallah di dalam kasih-Ku itu”. Yesus telah memperlihatkan relasi kasih-Nya yang mesra dengan Bapa-Nya kepada para pengikut-Nya. Kedatangan Yesus tidak lain ialah untuk mewartakan kasih Allah yang tak terbatas kepada umat manusia. Perwujudan kasih Allah terlihat jelas dalam salib Tuhan. Salib bukan lagi sebagai kehinaan dan batu sandungan tetapi menjadi bukti kasih Allah kepada manusia. Salib adalah kurban kasih.

    Lalu bagaimana menyikapi kasih dalam hidup kita? Banyak cara untuk mewujdukan kasih yang praktik sehari-hari selalu butuh pengurbanan. Dalam kasih tidak mencari untung, tetapi selalu bentuk pengurbanan. Dalam kaitan kasih ini Yesus mengatakan:” Tiada kasih yang lebih besar dari pada kasih seseorang yang rela menyerahkan nyawanya demi keselamatan sahabat-sahabatnya”. Inilah kasih yang penuh pengurbanan. Oleh karena itu kasih tidak mencari keuntungan. Kasih adalah pengurbanan.

    Sebagaimana Yesus lakukan, demi keselamatan umat manusia, Yesus mengurbankan diri-Nya di kayu salib. Inilah salah bentuk pengurbanan yang luar biasa. Kasih tidak mengharapkan imbalan. Semunya dijalankan dengan tulus tanpa embel-embel yang lain. Kalau kita tidak mampu menjalankan hukum kasih, berarti kita memang tidak mengasihi Allah. Allah telah memberikan undangan kepada semua umat manusia, tetapi tidak semua menanggapi undangan itu. Undangan itu adalah undangan kasih untuk mengasihi Allah dan juga mengasihi sesama. Undangan itu dalam bentuk rahmat Allah. Jadi inilah bahwa Allah telah memberikan kasih-Nya terlebih dahulu. Kalau kita mengasihi Kristus, berarti bukan dari usaha sendiri, tetapi karena Allah telah mengasihi kita, dan kita telah membalas kasib Allah itu.

    Jika kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalan kasih-Ku. Sekali lagi Yesus menekankan agar kita menuruti perintah-Nya. Tanpa menuruti perintah-Nya, maka tak mungkin kasih itu akan tinggal di dalam kasih-Nya. Tapi bagaimana kita menuruti perintah-Nya. Tentu saja kita harus rajin membaca Kitab Suci. Karena Kitab Suci bukan terdiri atas teks yang tidak berarti, tetapi dalam Kitab Suci Allah menyatakan Diri-Nya. Tanpa membaca Kitab Suci, kita tidak akan mengerti bahwa Allah sungguh mengasihi umat manusia. Oleh karena itu membaca Kitab Suci menjadi wajib, bukan sekedar hanya ingin tahu. Jika kita membaca Kitab Suci, maka kita bertatap muka dengan Allah, seperti Maria duduk bersimpuh mendengarkan ajaran Yesus. Makin banyak kita membaca Kitab Suci, tentu saja kita makin mengenal Yesus, dan seharusnya kita makin tinggal di dalam kasih-Nya. Demikian refleksi singkat Minggu ini. God bless you all.-***

    Doa,
    Bapa di surga, aku tetap bersyukur dan berterimakasih kepada-Mu, karena Engkau telah mengutus Putera-Mu guna menebus dosaku. Itu ini karena kasih-Mu melalui Yesus Kristus Putera-Mu dan Pengantaraku, amin.

    Share
     Comment 
    • Page 1 of 146
    • 1
    • 2
    • 3
    • 4
    • 5
    • »
    • Last »




    KUASA DOA BERSAMA RIA TOUR menyelenggarakan:

    Holyland 12 hari (24 Juni-5 Juli 2012)

    Biaya Us$2.770+

    Keterangan lebih lanjut:

    Soedibyo A.N. (0811873031. 021 91231869)

    Ibu Jus Tuti (0817790844, 08121999727)

    Ria Tours (021 63857000).

    Pembimbing rohani: Romo Laurens Dihe Sanga pr.





    Majalah Samadi.

    Apakah anda tertarik untuk membaca majalah "Samadi", yang terbitkan oleh para rahib di pertapaan Rawaseneng, Temanggung, Jawa Tengah. Tentu saja majalah berisi tentang refleksi kehidupan yang dijiwai dengan semangat doa dan keheningan. Harga majalah hanya Rp. 5000.-/majalah. Hitung-hitung membantu pertapaan. Bagi yang tertarik, dapat menghubungi redaksi Kuasa Doa Jl. Cisadane no. 23, Jakarta 10330, phone: 021-3153866.

    Ujud umum

    "Semoga semua orang dapat menemukan air dan sumber-sumber lainnya yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari, Kami mohon...

    Ujud misi:

    Semoga Tuhan dapat menopang usaha pekerja-pekerja kesehatan yang membantu orang sakit di berbagai wilayah dunia yang santat miskin, Kami mohon ...

    Ujud Gereja Indonesia

    Semoga kelompok-kelompok alternatif semakin diteguhkan dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan yang tergerus oleh arus saman. Kami mohon...

    DOA PENGAMPUNAN

    Tuhan Yesus, ketika Engkau bergantung di kayu salib, Engkau telah mengampuni orang-orang bersalah kepada-Mu " Ya Bapa, ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat". Begitu besar kasih-Mu Yesus, sehingga Engkau telah mengampuni orang-orang yang menganiaya dan menyalibkan Engkau. Tuhan Yesus, saya juga mau mengampuni orang-orang yang telah menyakiti hatiku, tetapi sulit. Karena itu : " Ya Yesus, curahkanlah kasih-Mu ke dalam hatiku" (Tarik nafas melalui hidung, rasakah kasih Yesus yang mengalir ke dalam hatimu, kemudian lepas nafas pelan-pelan melalui mulut sambil mengucapkan):" Dengan kasih-MU yang Yesus, saya mengampuni dia/mereka...(sebutkan namanya dalam hatimu. Terimakasih kasih Tuhan Yesus, amin

    Diucapkan 3 x, mulai dari Ya Yesus curahkanlah.

    HADIRI SECARA RUTIN :

    MEDITASI KITAB SUCI KATHOLIK
    Paroki Hati Kudus Kramat
    Jl. Kramat Raya 134, Jakarta Pusat

    Setiap Senin : 19.00 - 21.00 WIB
    Setiap Rabu : 10.00 - 12.00 WIB

    Semoga bagi yang bertekun dalam Meditasi & Kontemplasi sesuai ajaran St. Benedictus, akan memperoleh Buah-Buah ROH : kasih, sukacita, kedamaian, kelemahlembutan, penguasaan diri dan bahkan penyembuhan secara fisik.

    Tuhan Berkati

    Sentuhan Tuhan Saat Kerja

    Tuhan tidak meninggalkan kita, saat kita bekerja. Ia bahkan ikut menanggung pekerjaan kita. Karena itu, kita perlu selalu ingat akan pertolongan-Nya, dan berhenti sejenak dari kerja untuk merasakan kehadiran-Nya sewaktu kita bekerja. Itulah kiranya yang hendak disampaikan oleh renungan Santo Johanes Tauler (1300-1361).

    Kita harus melakukan pekerjaan sebaik-baiknya. Saat dilanda kegelisahan dan persoalan tentang pekerjaan, seyogyanya kita serahkan semuanya kepada Tuhan sembari terus melanjutkan pekerjaan dengan tekun dan hati-hati.Tetaplah tenang, dan biarkan Tuhan berada dalam diri kita. Keraplah memandang ke dalam diri kita dalam-dalam.
    Bersamaan itu, rasakanlah apa yang mendorong kita bekerja dan apa yang membuat kita suka bekerja. Perhatikanlah juga saat Roah Tuhan mendorong kita untuk berhenti bekerja atau melanjutkan kerja lagi. Demikianlah, kita setia mengikuti dorongan Roh yang bekerja di dalam diri kita. Kita jadi tahu kapan harus bekerja, kapan harus beristirahat, sehingga dapat bekerja dalam rasa damai, sesuai dengan kehendak baik kita. Usahakanlah agar kita selalu bisa memberikan karya cinta bagi sesama, dan saling menanggung beban hidup kita.

    Jika kita tidak mengerjakannya, Tuhan akan mengambil apa yang kita punyai dan memberikannya kepada orang lain, yang dapat dengan baik menggunakannya. Kalau demikian, kita akan dikosongkan dari keutamaan, dan bahkan dijauhkan dari rahmat.

    Jika dalam pekerjaan kita merasa tersentuh, perhatikanlah betul-betul sentuhan itu, dan belajarlah merasakan bahwa Tuhan sungguh menanggung pekerjaan kita dari sentuhan itu.- Selamat bekerja.-***

    Orang Kudus .

    Hari ini Gereja memperingati seorang kudus yakni Santo Fransiskus de Sales, Uskup dan Pujangga Gereja . Fransiskus lahir di Savoya pada tgl. 21 Agustus 1567. Sejak kecil ia menunjukkan anak yang berbakat. Seluruh pendidikan termasuk Sanstra dan Filsafat diselesaikan dengan gemilang.

    Tuhan mempunyai rencana yang khusus untuk Fransiskus. Walau orang tuanya tidak setuju kalau ia masuk seminari untuk menjadi imam, namun hatinya terus mengikuti ajakan Tuhan. Ia kemudian ditabihkan menjadi imam..

    Sebagai imam muda, ia sangat penuh dengan semangat. Ia mempertobatkan banyak orang yang telah nyebrang ke gereja lain. Namun berkat ketekunan dan kepiawaian dalam kotabha dan ceramahnya serta selebarannya, akhirnya banyak orang kembali kepada pangkuan Gereja yang satu, kudus, katolik dan apostolik. Pada tahun 1662, Fransiskus meninggal dan oleh Paus Pius IX dia diberikan gelar orqng kudus, dan sekaligus ia juga digelari sebagai Pujangga Gereja dan juga telah dilantik sebagai uskup.***

    Doa Tahun Ekaristi

    Allah Bapa yang Mahapengasih,

    kami bersyukur atas karya penyelamatan-Mu

    melalaui Yesus nKristus Putera-Mu

    yang kami rayakan dalam Ekaristi

    Ya Yesus Kristus, kami bersyukur

    karena dengan mendengarkan dan

    melaksanakan Sabda-Mu,

    iman kami semakin diteguhkan

    dan dengan menyambut

    Tubuh dan Darah-Mu

    kami dipersatukan dengan Dikau dan sesama

    Ya Roh Kudus, kami bersyukur

    melalui bimbingan-Mu

    iman kami senantiasa diperbaharui

    setiap kali merayakan Ekaristi

    Semoga Tahun Ekaristi ini

    menjadi tahun peziarahan iman bagi kami,

    sehingga kami semakin

    dipersatukan, diteguhkan dan diutus

    untuk berbagi pada sesama.

    Bunda Maria, Bunda kaum beriman,

    doakan kami,

    Amin.

     

    DOA PENYEMBUHAN LUKA BATIN

    (Berdoa sambil berserah & dilakukan sebelum tidur malam hari)

    Tuhan Yesus,
    melalui kuasa Roh Kudus
    hadirlah pada masa laluku
    sementara aku tidur.

    Sembuhkanlah segala luka dalam batinku yang pernah kualami,
    luka karena kurang kasih dari orang tua dan sesama,
    luka karena pelecehan,
    luka karena penghinaan.

    Biarlah dengan darahMu,
    Kau jadikan aku utuh kembali.

    Semua hubungan persaudaraan dan persahabatan yang sudah rusak dengan keluarga, saudara dan sahabat, sembuhkanlah ya Tuhan.

    Dari segala ketakutan, kecemasan, kegelisahan, keputusasaan, sembuhkanlah aku.

    Hadirlah Engkau ya Tuhan,
    supaya aku bisa mengampuni diriku sendiri,
    mengampuni sesamaku,
    mengampuni situasi yang menyakitkan.

    Bantulah aku ya Tuhan,
    supaya aku dapat mengambil akar pahit yang ada dalam hidupku
    dan isilah hatiku dengan kasihMu dalam tidurku malam ini.

    Terima kasih Tuhan dan berkatilah aku.

    Lanjutkan dengan :
    Doa Bapa Kami ( 1X )
    Doa Salam Maria ( 3X )

    Always be on time


    Let’s have fun during easter

    Be real time of visitors




    Doa Cinta

    Doa Cinta,

    Oleh: St. Frasiskus de Sales

    Ya, Cinta yang abadi,

    Jiwaku membutuhkan dan memilih Engkau selama-lamanya.

    Datanglah ya Roh Kudus, dan kobarkanlah hati kami dengan cinta-Mu!

    Untuk mencfntai atau untuk mati!

    Untuk mati atau untuk mencintai!

    Untuk mati terhadap segala cinta yang lain dalam rangka hidup di dalam

    cinta Yesus, sehingga kami tidak mati selamanya.

    Tetapi, supaya kami dapat hidup di dalam cinta-Nya yang abadi.

    Ya, Penghibur, jiwa kami , kami bernyanyi selamanya:" Hidup, Yesus"

    dan Yesus akan hidup!

    Hidup Yesus, yang aku cinta!

    Yesus, akiu mencintai-Mu

    Yesus yang hidup dan meraja selama-lamanya, amin.


    Geouser

    Flag countries’ visitors

    free counters

    Doa kepada Rasul Yudas Tadeus.

    (Pelindung dalam perkara yang tidak ada harapannya lagi).

    Rasul yang suci Santo Yudas Tadeus, pelayan dan sahabat Yesus yang setia, gereja semesta menghormati dan memohon sebagai penolong dari masalah-masalah yang tidak ada jalan keluarnya. Doakanlah aku, karena merasa sendirian dan tidak mempunayi penolong. Aku mohon kepadamu.

    Gunakanlah kekuatan khusus yang diberikan untuk memberikan kepadaku bantuan nyata dan sesegera mungkin di saat aku merasa bantuan itu hampir tidak ada. Dampingilah aku dalam kebutuhanku, masalah dan penderitaanku khususnya (sebutkan prmintan anda) sehingga aku akan memuji Tuhan bersamamu dan semua orang terpilih selamanya. Aku berjanji, oh Santo Yudas Tadeus, untuk selalu mengingat bantuan besar ini selalu menghormatimu sebagai rasul yang istimewa dan perkasa, dan untuk mengingatkan devosi kepadamu,

    Amin.

    Santo Yudas Tadeus berdoa untuk kita dan mendengarkan doa kita, amin.

    Terberkatilah Hati Kudus Yesus, terbrkatilah Hati Maria yang tidak bernoda,

    Terberkatilah Santo Yudas Tadeus di seluruh bumi dan selalu sepanjang masa, amin.

    PS:
    • Didoakan 6 kali sehari 9 hari bertutut-turut
    • Tinggalakn 9 lembar salinan doa ini setiap hari (dapat juga ditulis ulang) selama 9 hari berturut-turut
    • Doa akan dijawab pada hari ke 9 atau sebelum dan belum pernah gagal.

    ©2010-2012 Kuasa Doa | Powered by WordPress with Easel | Subscribe: RSS | Back to Top ↑