Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia.
on May 19th, 2012 at 1:59 pmKuasa Doa hari ini merefleksikan Injil Yohanes 16:23b-28, dengan thema:” Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia”. Inilah juga salah satu penegasan Yesus bahwa Diri-Nya adalah sungguh Allah dan sungguh Dunia. Dalam Wahyu 1:8, Yesus adalah Alfa dan Omega, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa. Dan dalam Yohanes 13:13 dikatakan:”Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan”. Cuplikan ayat-ayat itu diambil untuk lebih menguatkan kepada kita bahwa Yesus Kristus itu bukan sekedar Anak Manusia dari orang tua Maria dan Yisep dari Nazareth. Mudah-mudahan cuplikan ayat-ayat itu, bukan sekedar cuplikan tanpa makna, tetapi sungguh-sungguh untuk meneguhkan bagi mereka yang masih meragukan Yesus Kristus. Memang untuk datang dan mengakui bahwa Yesus adalah utusan Allah yang datang ke dunia bukan urusan pribadi yang datang dengan kekuatan sendiridatang kepada Yesus, tetapi Yesuslah yang telah memanggilnya. Rahmat Tuhan berkarya pada yang bersangkutan dan yang bersangkutan membuka hati untuk mempercayai bahwa Yesus adalah Anak Allah, yang datang ke dunia.
Oleh karena Yesus datang dari Bapa, maka ajaran Yesus dianggap tidak membumi, ajaran-Nya bertentangan dengan kehendak dunia. Dunia sangat membenci ajaran Yesus yakni tentang kasih. Ajaran dunia adalah “mata ganti mata, dan gigi ganti gigi”, artinya kejahatan harus dilawan dengan kejahatan. Sedangkan Yesus mengajarkan “janganlah kejahatan dilawan dengan kejahatan, tetapi kejahatan harus dilawan dengan kebaikan. Dan Yesus pun meminta kepada pengikut-Nya untuk terus mengampuni musuh-musuhnya dan bahkan mendoakan. Oleh karena itu, ajaran Yesus sungguh tidak membumi, dan bertentangan dengan kemauan dunia yakni “mata ganti mata dan gigi ganti gigi”.
Yesus datang dari Bapa dan datang kedunia. Hal ini juga dimaksudkan untuk menegaskan bahwa Yesus yang sangat dibenci oleh banyak orang itu sungguh Yang Ilahi. Cuma Ia mau merendahkan Diri-Nya. Ia sama seperti manusia biasa, yang memiliki rasa haus dan lapar. Cuma ia sama sekali tidak berdosa. Ia terus memberikan keteladanan hidup, tapi lagi-lagi dunia tidak menerima ajaran-Nya. Oleh karena itu pula dunia terus melawan dan ingin menjatuhkan-Nya.
Jangan lupa bahwa dunia ini sangat dikuasai oleh pangeran kegelapan yakni setan(iblis). Iblis terus berusaha keras untuk menggoda manusia untuk terus jatuh dalam dosa dan makin menjauhi Allah sebagai sumber kasih. Karena iblis sendiri sangat tahu bahwa Yesus adalah Yang kudus dari Allah. Iblis sebagai ciptaan rohani sangat mudah mempengaruhi hati manusia. Dalam kaitan ini, Yesus menasehatkan agar mereka terus berjaga-jaga dengan doa, agar kita tidak jatuh dalam pencobaan. Doa adalah sarana penangkal agar kita tidak jatuh dalam dosa. Tentu saja dengan doa yang benar.
Berkaitan dengan bahwa Yesus itu sungguh Yang Ilahi dari Allah, dalam 1 Yoh 4:6, dikatakan bahwa kamui berasal dari Allah. Barang siapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami. Siapa yang tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami”. Dalam ayat di atas mau ditegaskan untuk memebedakan tentang Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan. Roh yang menyesatkan ini besar sekali pengaruhnya di dunia. Dan Roh kebenaran itu mengarahkan kepada kita semua untuk mempercayai bahwa Yesus Kristus adalah Putera Allah. Roh Kebenaran tidak berkata bohong, dan Roh Kebenaran itu adalah Roh Kudus yang menegaskan bahwa Firman Allah adalah kebenaran. Roh Kudus adalah Roh Yesus dan sekaligus Roh Bapa yang terus memberikan inspirasi, kekuatan dan rahmat kepada yang mempercayai Yesus sebagai utusan Allah.
Demikianlah refleksi singkat hari ini, God bless you all.-***
Doa,
Bapa di surga, aku bersyukur dan berterimakasih kepada-Mu ya Bapa, karena berkat kehadiran Putera-Mu, aku telah diangkat sebagai anak-Nya sehingga aku telah menjadi ahli waris di dalam Kerajaan Surga, amin.





